Rabu, 11 Desember 2019

7 Cara Membuat Artikel Blog Yang Baik dan Benar

7 Cara Membuat Artikel Blog Yang Baik dan Benar




Artikel yang bisa dibilang bagus adalah artikel yang baik, tidak hanya untuk pembaca, tapi juga buat penulisnya sendiri.  Artikel yang baik, bukan hanya tulisan yang "mempesona dan keren", tapi adalah artikel yang mampu memberi manfaat nyata. Artikel yang bermanfaat merupakan artikel yang membantu kalian mencapai tujuan.

Lalu, bagaimana cara membuat artikel yang baik dan bagus?

1. Panjang Tulisan
Tulislah sepanjang artikel yang kalian suka,  kalian bisa memangkas kalimat dan kata-kata yang tidak perlu, buang saja. Menurut saya, tidak ada ukuran pasti berapa jumlah kata atau word minimal untuk sebuah tulisan yang baik. Beberapa orang ada yang mengatakan minimalnya  300, 500 atau 700 kata. Menurut saya tidak. Tulislah sepanjang yang kalian mau,  jika mampu memberi solusi nyata dan baik dengan tuntas dan jelas, itu adalah artikel yang bagus. Penggunaan kata atau word dan kalimat yang tidak perlu ditulis.

2. Tata Bahasa dan Ejaan
Mari belajar menggunakan tata bahasa dan ejaan yang baik "saya sendiri juga masih belajar". Menulis ejaan yang tidak stkalianr, tidak akan banyak membantu, kecuali jika audiens Kalian sangat spesifik "komunitas gaul misalnya". Kecuali kalau Kalian sedang menulis Jurnal Ilmiah, maka harus menggunakan tata bahasa dan ejaan yang luwes (namun tetap memperhatikan kaidah bahasa), maka dari itu menjadi salah satu faktor yang membuat sebuah tulisan "enak" untuk dinikmati. Namun, hal ini tidak juga berarti Kalian harus secara ketat menggunakan tata bahasa dan ejaan yang sangat baku. Menulis yang terlalu berpatokan dengan tata bahasa dan ejaan yang baku secara ketat, juga bisa membuat tulisan menjadi sangat kaku atau monoton.

3. Ringan dibaca
Penggunaan tata bahasa, ungkapan, istilah, perumpamaan, atau ejaan yang tidak tepat dan berlebihan akan cepat membuat pengunjung blog berhenti membaca seketika. Menjaga tulisan agar tetap ringan dan mudah dicerna menjadi sesuatu yang sangat sangat penting. Jika orang tidak mampu mencerna, mengartikan dan menerapkan solusi atau instruksi dalam tulisan Kalian, maka Kalian telah gagal menghadirkan artikel yang bagus. Bagilah artikel yang cukup panjang menjadi beberapa sub-judul. Gunakan ilustrasi, gambar dan format teks (huruf tebal, miring, garis bawah dan lain-lain) untuk memperjelas isi. Gunakan kalimat yang tidak terlalu panjang. Dan terakhir, sebagai pengujian, baca keras-keras tulisan Kalian seperti Kalian berbicara: nyamankah didengarkan?

4. Topik
Tentu saja, topik merupakan sesuatu yang amat penting dalam sebuah tulisan. Tulislah tentang apa yang kalian sukai, tentang apa yang kalian merasa nyaman dengan topik tersebut.

5. Gaya bahasa
Menulis dengan cara dan gaya penulisan yang mudah dimengerti oleh orang lain adalah hal yang penting. Pemahaman orang beda-beda dalam mencerna sebuah tulisan, di situ lah perlunya Kalian menyesuaikan tulisan dengan pembaca. Mungkin Kalian butuh beberapa waktu untuk penyesuaian dan mencari gaya bahasa yang tepat bahkan enak untuk dicerna.

6. Intonasi
Seperti halnya dalam bahasa verbal, bahasa tulisan juga memiliki intonasi, tergantung tujuan penulisnya. Ada yang nada positif, ada nada yang memerintah. Ada intonasi yang menyindir, ada juga yang damai, dan lain sebagainya. kalian harus bisa sesuaikan intonasi dengan tujuan penulisan. Berlatilah terus sampai kalian menemukan yang sesuai dengan karakter kalian sendiri. Saya sendiri cenderung lebih menyukai intonasi yang positif, dan selalu mengajak orang lain untuk berpikir positif.

7. Kutipan
Pernahkah kalian merasa telah menemukan sebuah topik namun tidak juga mulai menulis, hanya karena kalian tidak menemukan rujukan yang bisa dikutip? Saya sih sering. Tapi sekarang saya sadar itu adalah sebuah kesalahan dan kemalesan. Jika kita mengutip pendapat orang lain (apalagi seorang  yang ahli) adalah hal bagus, tapi juga jangan sampai membuat kita untuk menunda membuat artikel hanya karena kalian belum menemukan tulisan orang lain untuk ditulis. Blog kita bukan lah sebuah ensiklopedia yang mungkin selalu memerlukan rujukan. Tulislah semampu dan sepengalaman kalian sendiri tentang sesuatu. Jika kalian menemukan hal baru lainnya, kalian tinggal memperbaruinya. Itu jauh lebih baik dibanding kalian menunda untuk menulis sampai kalian menemukan sebuah rujukan. Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah artikel. 

Namun dari itu semua, ada satu hal yang menurut saya adalah yang paling penting, yaitu: “kalian memiliki sesuatu yang baik untuk disampaikan” 

Jika kalian ingin membuat artikel yang bagus, kalian tidak bisa hanya dengan cara membaca dan mendengar, kemudian "melemparkannya" begitu saja kepada pembaca.  “Jika Kalian telah melakukan sesuatu yang bernilai, maka berarti Kalian telah memiliki sesuatu yang bernilai pula untuk dibagikan.”
Pelajari segala sesuatunya dari mana saja. Kemudian cerna, analisa, dan terapkan. Apakah itu bekerja dengan baik dan berguna untuk Kalian sendiri? Jika ya, maka Kalian kemudian bisa membagikannya kepada orang lain, berdasarkan pengalaman itu.

Kesimpulannya adalah:
Jangan bagikan apa yang orang lain ceritakan. Tapi bagikan apa yang telah kita lakukan dan kita terapkan. Sesuatu yang sangat bernilai untuk dibaca, untuk dibagikan, sebagai sumber pembelajaran, dan bahkan kalian tidak perlu untuk menunggu sampai tiba saat yang sempurna!

Bagaimana pendapat Kalian kawan-kawan? Apakah Kalian memiliki definisi lain tentang artikel yang bagus? Atau Kalian juga memiliki tips sendiri cara membuat artikel yang baik dan benar? Kiranya berkenan untuk berbagi melalui komentar. Semoga bermanfaat kita semua.

0 Comment: